SADŌ

SADŌ

Minna san, pasti sudah tau dong budaya Jepang yang satu ini. Beberapa waktu lalu kami sudah pernah membahas tentang sado secara singkat, kali ini kami akan membahas tentang sadolebih jelas. Yuk simak!

Upacara minum teh ini ternyata diadakan di ruangan khusus lo, yang disebut cha-shitsu (kamar teh). Pada zaman kerajaan, cha-shitsu terdiri dari atas bangunan kecil yang terpisah-pisah dihiasi sudut indah dan  taman tradisional yang tenang.

Kira-kira apa aja sih alat-alat yang digunakan saat upacara minum teh? Yuk kita intip…!

  1. Chasen (sikat bambu) digunakan untuk mengaduk dan mencampur teh.
  2. Cha-ire, wadah keramik yang digunakan untuk teh bubuk
  3. Kama (ketel besi) yang digunakan untuk merebus air di atas api arang
  4. Hashi (sumpit) yang terbuat dari kayu cedar digunakan untuk memakan sajian
  5. Cha-wan (mangkuk teh) dan masih banyak yang lainnya.

Apakah kalian tahu? ternyata gaya penyajian upaca minum teh berbeda-beda, tergantung musim. Apabila penyajiannya dilakukan dimusim panas, biasanya menggunakan ketel besi (kama), sedangkan musing dingin teh akan disajikan dengan perapian cekung (ro). Selama upacara juga disajikan makanan ringan kaiseki, selain makanan kering juga disajikansake dan higashi (permen kering).

#PTJIPA #GoJapan #StudytoJapan #JapanCulture  #SadonoDogu

Facebook Comments